Dunia bisnis digital kembali dikejutkan oleh langkah ekspansif dari salah satu raksasa *e-commerce* lokal (unicorn). Hari ini, secara resmi perusahaan tersebut mengumumkan akuisisi 100% saham dari perusahaan logistik dan kurir pihak ketiga (3PL) terbesar di Indonesia dengan nilai transaksi yang diestimasi menembus Rp 5,5 Triliun.
Dalam keterangan resminya kepada Bursa Efek Indonesia, CEO perusahaan *e-commerce* tersebut menyatakan bahwa akuisisi ini bertujuan untuk membangun sistem rantai pasok (supply chain) yang sepenuhnya terintegrasi secara internal (end-to-end). “Dengan menggabungkan kekuatan teknologi algoritma pengiriman kami dan armada fisik yang luar biasa luas milik mitra logistik ini, kami yakin dapat menawarkan fitur pengiriman di hari yang sama (same-day delivery) ke lebih dari 100 kota di Indonesia dengan biaya yang jauh lebih efisien,” ujarnya.
Langkah agresif ini memicu reaksi berantai di pasar modal, di mana saham-saham kompetitor logistik lainnya terpantau mengalami koreksi di sesi pembukaan. Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan akan meninjau proses akuisisi ini guna memastikan tidak adanya praktik monopoli di sektor pengiriman mil terakhir (last-mile delivery) yang dapat merugikan konsumen dan penjual UMKM di kemudian hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
*Sumber: Bisnis Indonesia*















