Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Resmi Diluncurkan Secara Nasional, Targetkan 82 Juta Penerima

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi telah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan serentak di 38 provinsi di seluruh Indonesia pada pagi hari ini. Program yang menjadi janji kampanye utama presiden ini menargetkan pemenuhan nutrisi bagi lebih dari 82 juta penerima manfaat, yang terdiri dari anak usia sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan balita dari keluarga prasejahtera.

Dalam pidato peluncurannya di Istana Negara, Presiden menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan intervensi strategis negara untuk memutus mata rantai stunting (tengkes) dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045. “Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Kita tidak bisa mengharapkan anak-anak kita mampu bersaing di kancah global jika kebutuhan dasar nutrisi dan protein harian mereka tidak terpenuhi saat mereka sedang dalam masa pertumbuhan kritis,” tegas Presiden.

Baca Juga: Infrastruktur Raksasa di Balik Program MBG: Pembangunan 15.000 Dapur Sentral Modern Selesai 100 Persen

Dari sisi logistik, pemerintah telah membangun lebih dari 15.000 Dapur Umum Terpusat (Central Kitchen) tingkat kecamatan yang tersebar hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Dapur-dapur ini didesain dengan standar higienis yang ketat dan diawasi langsung oleh lebih dari 30 ribu ahli gizi lulusan universitas terkemuka di Indonesia. Setiap porsi makanan dipastikan memenuhi porsi kalori, protein hewani, vitamin, dan mineral sesuai dengan kebutuhan spesifik anak di masing-masing rentang usia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh lagi, program MBG ini diklaim memberikan *multiplier effect* (dampak ganda) yang sangat masif bagi roda ekonomi di tingkat desa. Kementerian Koperasi dan UKM melaporkan bahwa pasokan bahan baku makanan—seperti beras, daging ayam, telur, susu segar, sayur, dan buah-buahan—wajib disuplai oleh petani, peternak, dan koperasi lokal setempat. Hal ini secara langsung menciptakan ekosistem ekonomi baru yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja di pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan para petani secara signifikan.

*Sumber: Antara News*

Berita Terkait

Dinamika Panas di Senayan: Perdebatan Sengit APBN Tambahan Untuk Program MBG
Infrastruktur Raksasa di Balik Program MBG: Pembangunan 15.000 Dapur Sentral Modern Selesai 100 Persen
Pemerintah Siapkan Subsidi Transisi Energi Rp 15 Triliun untuk Kendaraan Listrik
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:54 WITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Resmi Diluncurkan Secara Nasional, Targetkan 82 Juta Penerima

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WITA

Dinamika Panas di Senayan: Perdebatan Sengit APBN Tambahan Untuk Program MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:54 WITA

Infrastruktur Raksasa di Balik Program MBG: Pembangunan 15.000 Dapur Sentral Modern Selesai 100 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:36 WITA

Pemerintah Siapkan Subsidi Transisi Energi Rp 15 Triliun untuk Kendaraan Listrik

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WITA

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:02 WITA