Kemarau Memasuki Dua Bulan Petani Tomohon Terancam Gagal Panen

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON,(Jurnal12.com)-Kemarau panjang mulai memukul sektor pertanian di Kota Tomohon Sulawesi Utara,, tanaman jenis holtikultura petani mulai rusak akibat minimnya pasokan air.

Salah seorang petani, asal Matani tiga, gerit mengaku khawatir dengan ancaman gagal panen setelah hampir separuh lahan yang digarapnya terdampak kekeringan.

Baca Juga: Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka TIFF 2026 

Dari total sekitar satu hektare lahan yang ditanaminya, kurang lebih stenga hektare atau 50 persen mengalami kerusakan. Kondisi paling terlihat dari labu maupun jagung yang mulai mengering karena tanaman tidak mendapatkan cukup air saat memasuki fase penting pertumbuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kondisi seperti,pasti terancam gagal panen kata,” Gerit Minggu (9/8/2026).

Dampak kekeringan lanjut Gerit,juga langsung terasa pada hasil produksi. Dalam kondisi normal, satu hektare miliknya mampu menghasilkan sekitar tiga hingga empat ton jagung. Namun musim ini, produksinya diperkirakan anjlok menjadi hanya sekitar 1,2 ton per hektare.

“Biasanya satu hektare bisa menghasilkan tiga sampai empat ton. Sekarang hanya dapat sekitar 1,2 ton,” ujarnya.

“Musim kemarau kali ini lumayan parah. Biasanya masih ada hujan walaupun tidak sering. Kalau sekarang belum ada hujan sama sekali,” ungkapnya.

Pantau Jurnal12.com,di beberapq lokasi milik petani mengalami kekeringan membuat kondisi lahan semakin memprihatinkan. Tanah mulai retak, sementara pertumbuhan tanaman terganggu. Petani pun harus memanfaatkan cadangan air yang masih tersedia dari saluran irigasi sekunder yang bersumber dari sungai.(KS)

Berita Terkait

Sejarah Tomohon International Flower Festival
DiIkuti TIga Belas Negara,ToF 2026 Berlangsung Spektakuler
Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka TIFF 2026 
Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon
Startup Pertanian Digital Lokal Mendapat Pendanaan Seri B Sebesar 1 Triliun Rupiah
Banjir Rob Melanda Kawasan Pesisir Utara Jawa, Ratusan KK Terdampak
Seni Berbicara di Depan Umum: Tips dan Teknik untuk Menyampaikan Presentasi yang Kuat dan Efektif
Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Kemarau Memasuki Dua Bulan Petani Tomohon Terancam Gagal Panen

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Sejarah Tomohon International Flower Festival

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08 WITA

DiIkuti TIga Belas Negara,ToF 2026 Berlangsung Spektakuler

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka TIFF 2026 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:02 WITA

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon

Berita Terbaru

Daerah

Sejarah Tomohon International Flower Festival

Senin, 10 Agu 2026 - 09:27 WITA

Daerah

DiIkuti TIga Belas Negara,ToF 2026 Berlangsung Spektakuler

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:08 WITA

Pemerintahan

Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka TIFF 2026 

Kamis, 6 Agu 2026 - 19:49 WITA

Pemerintahan

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:02 WITA