Dinamika Panas di Senayan: Perdebatan Sengit APBN Tambahan Untuk Program MBG

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR/MPR RI di Senayan kembali memanas. Rapat Paripurna pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan tahun ini diwarnai oleh interupsi dan perdebatan sengit antara fraksi-fraksi pendukung pemerintah dengan fraksi oposisi. Pokok permasalahan utama berpusat pada usulan tambahan anggaran puluhan triliun rupiah yang diajukan oleh pemerintah demi memastikan keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir tahun.

Fraksi koalisi pemerintah berargumen keras bahwa program MBG adalah prioritas nasional yang sifatnya mendesak demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Mereka mengusulkan pemotongan dan efisiensi anggaran kementerian/lembaga lain—khususnya pada pos anggaran belanja barang, rapat-rapat dinas, dan perjalanan dinas luar negeri—untuk direalokasikan ke Badan Gizi Nasional.

Baca Juga: Peta Koalisi Pilkada Serentak 2026 Memanas, Tiga Provinsi di Pulau Jawa Jadi Medan Tempur Utama

Di sisi lain, anggota dewan dari pihak oposisi menolak rencana realokasi tersebut jika harus mengorbankan anggaran strategis di sektor infrastruktur dasar dan subsidi energi. “Kami tidak menolak program pemberian makanan bergizi, namun tata kelola keuangannya harus jelas. Kita tidak boleh memangkas anggaran bantuan langsung tunai (BLT) atau perbaikan jalan desa yang rusak parah hanya demi mengejar target satu program populis. Rasionalisasi anggaran harus didasarkan pada kajian akademis yang matang, bukan sekadar perintah politik,” ungkap salah satu ketua fraksi oposisi di mimbar sidang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Keuangan yang hadir dalam sidang tersebut berupaya meredam tensi dengan menjabarkan postur fiskal terkini. Ia menjamin bahwa defisit APBN akan tetap terjaga di bawah ambang batas aman 3 persen, dan tidak akan ada penambahan utang luar negeri baru khusus untuk program ini. Penerimaan pajak yang melebihi target (tax buoyancy) di kuartal terakhir disebut sebagai bantalan utama yang akan menambal kebutuhan pendanaan MBG tanpa harus mengganggu pos vital lainnya.

*Sumber: Kompas.com*

Berita Terkait

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Resmi Diluncurkan Secara Nasional, Targetkan 82 Juta Penerima
Peta Koalisi Pilkada Serentak 2026 Memanas, Tiga Provinsi di Pulau Jawa Jadi Medan Tempur Utama
Infrastruktur Raksasa di Balik Program MBG: Pembangunan 15.000 Dapur Sentral Modern Selesai 100 Persen
Debat Sengit di Parlemen: Revisi RUU Penyiaran Dikritik Berpotensi Kebiri Kebebasan Jurnalistik
Revisi UU Partai Politik Resmi Disahkan: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg dan Transparansi Dana Ketat
Kejutan Akhir Tahun: Presiden Umumkan Reshuffle Kabinet, Tiga Menteri Ekonomi Diganti
Pemerintah Siapkan Subsidi Transisi Energi Rp 15 Triliun untuk Kendaraan Listrik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:02 WITA

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:54 WITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Resmi Diluncurkan Secara Nasional, Targetkan 82 Juta Penerima

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WITA

Dinamika Panas di Senayan: Perdebatan Sengit APBN Tambahan Untuk Program MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:54 WITA

Peta Koalisi Pilkada Serentak 2026 Memanas, Tiga Provinsi di Pulau Jawa Jadi Medan Tempur Utama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:54 WITA

Infrastruktur Raksasa di Balik Program MBG: Pembangunan 15.000 Dapur Sentral Modern Selesai 100 Persen

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bukan Urus Gaji Tukang! Sendy Rumajar Beber Tugas Satgas MBG Tomohon

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:02 WITA